Jumat, 02 Oktober 2015

Seputar Rambut



“Mengapa Rambut di Kepala Dapat Tumbuh Panjang Dibandingkan di Bagian Tubuh yang Lain?”

Rambut adalah organ seperti benang yang tumbuh  di kulit hewan dan manusia terutama mamalia. Rambut muncul dari epidermis (kulit luar), walaupun brasal dari folikel rambut yang berada jauh dibawah dermis. Struktur mirip rambut, yang disebut trikoma, juga ditemukan pada tumbuhan. Rambut terdapat di seluruh kulit kecuali telapak tangan kaki bagian dorsal dari falang distal jari tangan, kaki, penis, labia, minora, dan bibir.
Ada dua macam keratin rambut, yaitu :
·         Keratin lunak terdapat pada seluruh permukaan kulit, terutama kulit tebal, yaitu pada bagian medulla rambut. Secara histologis terlihat perubahan sel-sel epidermis, mula-mula sitoplasma mengandung keratohialin berubah menjadi sel-sel jernih (Str. Lusidum), dan selanjutnya sel-sel mengalami keratinisasi kemudian desquamasi.
·         Keratin keras terdapat pada kuku, kutikula dan kortex rambut. Pembentukannya tidak melalui butir-butir keratohialin, Str. Lusidum, tetapi perubahannya terjadi perlahan-lahan dari sel-sel epidermis yang tetap hidup, menjadi keratin. Keratin keras bersifat keras, tidak mengalami desquamasi dan lebih banyak mengandung sullfur.
Rambut terdiri dari medula yang terdiri dari keratin lunak dan kortex serta kutikula yang terdiri dari keratin keras.
·         Medula: Merupakan bagian tengah rambut, terdiri dari sel-sel yang mengalami keratinisasi. Sel-selnya terpisah satu sama lain, dan antara sel-sel kadang-kadang terdapat udara / cairan. Bagian ini tak terdapat pada rambut tipis / halus.
·         Kortex: Merupakan bagian terbesar dari rambut, terdiri dari  sel-sel berbentuk runcing, yang mengalami keratinisasi dan banyak mengandung pigmen.
·         Kutikula: Merupakan membran tipis, terdiri dari sel-sel pipih/gepeng yang mengalami keratinisasi, transparan. Secara mikroskopis tersusun seperti genting, terdiri dari 1-3 lapis sel-sel yang sebagian mengalami keratinisasi.

Mengapa Rambut di Kepala Dapat Tumbuh Panjang Dibandingkan di Bagian Tubuh yang Lain......?
Data menunjukkan, rata-rata manusia mengalami pertumbuhan rambut yang memanjang sampai 900.000 m seluruh helai, sepanjang hidup mereka. Namun tidak memanjang seperti rambut di kepala.
Dipaparkan Katie Oliver dari divisi Biologi Mental Floss, Senin 15 Juni 2015, jawabannya terletak pada siklus yang mengatur pertumbuhan rambut.
Pertumbuhan rambut pada daerah-daerah tubuh seperti kulit kepala, muka, dan pubis sangat dipengaruhi tidak saja oleh hormon kelamin terutama androgen, tetapi juga oleh hormon tiroid. Setiap rambut berkemnbang dari sebuah invaginasi epidermal, yaitu folikel rambut yang selama masa pertumbuhannya mempunyai pelebaran pada ujung disebut bulbus rambut. Pada dasar bulbus rambut dapat dilihat papila dermis. Papila dermis mengandung jalinan kapiler yang vital bagi kelangsungan hidup folikel rambut.
Saat pertumbuhan rambut terdapat 3 fase yang akan terjadi, diantaranya :
1.    Fase pertumbuhan (Anagen)
Sel-sel matriks melalui mitosis membentuk sel-sel baru mendorong sel-sel lebih tua ke atas. Aktivitas ini lamanya 2-6 tahun 90 % dari 100.000 folikel rambut kulit kepala normal mengalami fase pertumbuhan pada satu saat.
2.    Fase Peralihan (Katagen)
Masa peralihan dimulai dari penebalan jaringan ikat di sekitar folikel rambut. Bagian tengah akar rambut menyempit dan bagian di bawahnya melebar dan mengalami pertandukan sehingga terbentuk gada (club) berlangsung 2-3 minggu.
3.    Fase Istirahat(Telogen)
Berlangsung kurang lebih 4 bulan, rambut mengalami kerontokan 50 – 100 lembar rambut rontok dalam tiap harinya. Faktor pendukung terjadinya kerontokan rambut jika terjadi trauma , stress dan sebagainya.

Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar