“Mengapa Rambut di Kepala Dapat
Tumbuh Panjang Dibandingkan di Bagian Tubuh yang Lain?”
Rambut adalah organ seperti benang
yang tumbuh di kulit hewan dan manusia
terutama mamalia. Rambut muncul dari epidermis (kulit luar), walaupun brasal
dari folikel rambut yang berada jauh dibawah dermis. Struktur mirip rambut,
yang disebut trikoma, juga ditemukan pada tumbuhan. Rambut terdapat di seluruh
kulit kecuali telapak tangan kaki bagian dorsal dari falang distal jari tangan,
kaki, penis, labia, minora, dan bibir.
Ada dua macam keratin rambut, yaitu :
·
Keratin lunak terdapat
pada seluruh permukaan kulit, terutama kulit tebal, yaitu pada bagian medulla
rambut. Secara histologis terlihat perubahan sel-sel epidermis, mula-mula
sitoplasma mengandung keratohialin berubah menjadi sel-sel jernih (Str.
Lusidum), dan selanjutnya sel-sel mengalami keratinisasi kemudian desquamasi.
·
Keratin keras terdapat
pada kuku, kutikula dan kortex rambut. Pembentukannya tidak melalui butir-butir
keratohialin, Str. Lusidum, tetapi perubahannya terjadi perlahan-lahan dari
sel-sel epidermis yang tetap hidup, menjadi keratin. Keratin keras bersifat
keras, tidak mengalami desquamasi dan lebih banyak mengandung sullfur.
Rambut terdiri dari medula yang
terdiri dari keratin lunak dan kortex serta kutikula yang terdiri dari keratin
keras.
·
Medula: Merupakan
bagian tengah rambut, terdiri dari sel-sel yang mengalami keratinisasi.
Sel-selnya terpisah satu sama lain, dan antara sel-sel kadang-kadang terdapat
udara / cairan. Bagian ini tak terdapat pada rambut tipis / halus.
·
Kortex: Merupakan
bagian terbesar dari rambut, terdiri dari sel-sel berbentuk runcing, yang
mengalami keratinisasi dan banyak mengandung pigmen.
·
Kutikula: Merupakan
membran tipis, terdiri dari sel-sel pipih/gepeng yang mengalami keratinisasi,
transparan. Secara mikroskopis tersusun seperti genting, terdiri dari 1-3 lapis
sel-sel yang sebagian mengalami keratinisasi.
Mengapa
Rambut di Kepala Dapat Tumbuh Panjang Dibandingkan di Bagian Tubuh yang Lain......?
Data menunjukkan, rata-rata manusia
mengalami pertumbuhan rambut yang memanjang sampai 900.000 m seluruh helai,
sepanjang hidup mereka. Namun tidak memanjang seperti rambut di kepala.
Dipaparkan Katie Oliver dari divisi
Biologi Mental Floss, Senin 15 Juni
2015, jawabannya terletak pada siklus yang mengatur pertumbuhan rambut.
Pertumbuhan rambut pada daerah-daerah
tubuh seperti kulit kepala, muka, dan pubis sangat dipengaruhi tidak saja oleh
hormon kelamin terutama androgen, tetapi juga oleh hormon tiroid. Setiap rambut
berkemnbang dari sebuah invaginasi epidermal, yaitu folikel rambut yang selama
masa pertumbuhannya mempunyai pelebaran pada ujung disebut bulbus rambut. Pada
dasar bulbus rambut dapat dilihat papila dermis. Papila dermis mengandung
jalinan kapiler yang vital bagi kelangsungan hidup folikel rambut.
Saat pertumbuhan rambut terdapat 3
fase yang akan terjadi, diantaranya :
1. Fase
pertumbuhan (Anagen)
Sel-sel matriks
melalui mitosis membentuk sel-sel baru mendorong sel-sel lebih tua ke atas.
Aktivitas ini lamanya 2-6 tahun 90 % dari 100.000 folikel rambut kulit kepala
normal mengalami fase pertumbuhan pada satu saat.
2. Fase
Peralihan (Katagen)
Masa peralihan
dimulai dari penebalan jaringan ikat di sekitar folikel rambut. Bagian tengah
akar rambut menyempit dan bagian di bawahnya melebar dan mengalami pertandukan
sehingga terbentuk gada (club) berlangsung 2-3 minggu.
3. Fase
Istirahat(Telogen)
Berlangsung kurang
lebih 4 bulan, rambut mengalami kerontokan 50 – 100 lembar rambut rontok dalam
tiap harinya. Faktor pendukung terjadinya kerontokan rambut jika terjadi trauma
, stress dan sebagainya.
Sumber